BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Sejak
dulu hingga sekarang, pembahasan tentang asal kata sufi belum pernah mencapai
kata sepakat. Para ahli berbeda pendapat tentang asal kata sufi ini.
DR.Zaki
Mubarok dalam kitabnya “ At-Tasawuf Islami Fil Adaki Wal Akhlaq” (Mesir, 1937)
menerangkan panjang lebar sejarah dan asal perkataan ini yang tentunya tidak
semua di buat dalam tulisan ini.
Dari
berbagai pendapat yang muncul di berbagai buku mengenai tasawuf ini, harapan
penulis semoga kita mengambil jalan tengahnya. Karena kebenarannya yang haqiqi
hanyalah milik Allah semata.
Begitu
juga Ilmu Kalam, perlu kita ketahui bahwa apa sebenarnya Ilmu Kalam itu ?
Harapan
penulisan semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca semuanya khususnya buat
penulis.
B. Rumusan
Masalah
Mengingat pentingnya pembelajaran ini
maka kami dapat merumuskan dan menyusun rumusan masalah sebagai berikut :
1.
Apa pengertian Ilmu Kalam ?
2.
Apa pengertian Ilmu Tasawuf ?
3.
Apa dasar Ilmu Kalam dan Tasawuf ?
BAB
II
SEJARAH
MUNCULNYA ILMU KALAM DAN TASAWUF
DAN
DASAR-DASAR ILMU KALAM DAN TASAWUF
A. Sejarah
Munculnya Ilmu Kalam dan Tasawuf / Sufi
Pada
zaman Rasulullah SAW Islam tidak mengenal aliran tasawuf, juga pada masa
sahabat dan tabi’in. Kemudian datang setelah masa tabi’in suatu kaum yang
mengaku zuhud yang berpakaian ini shuf (pakaian dari bulu domba). Karena
pakaian ini mereka mendapat gelar atau julukan sebagaimana mereka yaitu sufi.
Dengan nama tarekatnya tasawuf.
Adapun
pengakuan tanpa adanya dalil yang menerangkan ataupun dari berita-berita dusta
bahwa Rasulullah SAW dan para sahabatnya adalah juga golongan tasawuf. Maka
hujah seperti ini, tidak dapat diterima oleh orang yang berakal sehat.
Pentingnya
diperhatikan bahwa istilah ini hampir tidak pernah ada digunakan pada 2 akad
pertama hijrah. Jelasnya bahwa istilah sufi memang tidak ada pada zaman
Rasulullah, para sahabat dan tabi’innya.
Namun
pada akad ke-2 lah setelah kedatangan Islam (622 M) ada sebagian orang yang
menyebut dirinya shufi. Yang berarti bahwa mereka mengikuti jalan pengecualiann
hati dan watak dan prilaku mereka untuk mencapai maqam orang-orang yang
menyembah Allah seakan-akan mereka melihat dia. Sekalipun mereka tidak melihat
Allah, tetapi Allah melihat mereka.
B. Pengertian
Ilmu Kalam
Ilmu
tauhid adalah suatu kaum yang membahas tentang wujud Allah SWT, sifat-sifat
wajib yang tetap padanya, sifat-sifat yang boleh disifatkan padanya tentang
sifat-sifat yang yang sama sekali wajib dilenyapkan dari padanya. Juga membahas
tentang para Rasulullah mereka. Menyakinkan apa yang ada pada diri mereka dan
apa yang dinisbahkan kepada diri mereka dan apa yang terlarang
menghubungakannya pada mereka. Ilmu tauhid juga disebut Ilmu Kalam.
C. Pengertian
Ilmu Tasawuf
Pada
hakekatnya, selain air secara waghotan diatas, tasawuf itu dapat juga diartikan
mencari jalan untuk memperoleh kecintaan dan kesempurnaan rohani. Selain itu
dapat juga diartikan berpindah dari kehidupan bisa menjadi kehidupan shufi yang
selalu tekun beribadah dan jernih, bersih jiwa dan hatinya, ikhlas karena Allah
SWT semata-mata.
Adapun
makna dan ta’rif secara istilah ada beberapa pendapat tentang tasawuf
diantarnya adalah :
1.
Syekh
Junaidi Al-Baqhdad berkata
“Tasawuf
ialah hendaknya keadaanmu berserta Allah tanpa adanya perantara”
2.
Syekh
Ma’ruf Al-Karkhi :
“Tasawuf
adalah berarti mencari hakekat dan meninggalkan dari segala sesuatu yang ada
pada tangan makhluq”
3.
Dzun
Nun Al-Mishri
“Shufi adalah orang yang tidak payah
mencari dan tidak susah karena musnab milik.”
4. Ibnu
Kaldum
“Tasawuf
itu adalah semacam ilmu syariat yang timbul kemudian di dalam agama, asalnya
ialah bertekun beribadah dan memutuskan pertaliannya dengan segala selain
Allah, hanya menghadap Allah semata, menolak hiasa-hiasan dunia serta mencari
perkara-perkara yang selalu memperdaya orang banyak kelezatan harta benda dan
kemegahan dan menyendiri menuju jalan Tuhan dalam Khalwat dan Ibadah”
5. Sahal
Al-Tastury
Shufi
adalah orang yang bersih dari kotoran-kotoran (kekeruhan) dan penuh pemikiran
dan hanya memusatkan pada Allah semata-mata tanpa manusia, dan sama baginya
harta benda dengan tanah liat.
6. Bisyar
Al-Hafi
“Seorang
shufi ialah orang yang telah bersih hatinya semata-mata untuk Allah”.
7. Bardar
Bin Husin
“Shufi
ialah orang yang telah memilih Al-Haq (Allah) semata-mata untuk dirinya “
8. Abu
Ali Ahmad Al-Huzbari
“Seorang
Shufi (Ahli Tasawuf) ialah yang memakai kain shuf untuk membersihkan jiwanya,
memberi makan hawanya dengan kepahitan meletakkan dunia di bawah tempat duduk
dan berjalan (suluk) menurut contoh Rasul Musthofa”
9. Prof.DR.H Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA)
“Tasawuf
adalah membersihkan jiwa dari pengaruh benda atau alam supaya di mudah menuju
kepada Tuhan”.
D. Dasar-dasar
Ilmu Kalam dan Tasawuf
Prof.
DR.HAMKA dalam bukunya “perkembangan tasawuf dari abad ke abad menyimpulkan :
“Bahwasanya tasawuf Islam telah tumbuh sejak tumbuhnya agama Islam itu sendiri.
Bertumbuh dalam jiwa pendiri Islam itu, sendiri : Yaitu Nabi Muhammad SAW.
Setelah
memperhatikan permulaan tumbuhnya, jelaslah bahwa ilmu tasawuf tumbuh sendiri
lantaran pengaruh membaca Al-Qur’an, memahami maksudnya membaca hadits,
mencontoh kehidupan Nabi dan Para Sahabatnya, serta pengaruh tuntunan Agama
Islam pada umumnya. Akan tetapi permulaan tumbuhnya sampai akhri abad kedua
Hijriyah, tasawuf belum menjadi suatu ilmu yang tersusun / tersendiri dengan
beberapa syarat dan tata cara tertentu.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Ilmu
tauhid adalah suatu kaum yang membahas
tentang wujud Allah SWT, sifat-sifat wajib yang tetap padanya
2. Secara
waghotan diatas, tasawuf itu dapat juga diartikan mencari jalan untuk
memperoleh kecintaan dan kesempurnaan rohani. Selain itu dapat juga diartikan
berpindah dari kehidupan bisa menjadi kehidupan shufi yang selalu tekun
beribadah dan jernih, bersih jiwa dan hatinya, ikhlas karena Allah SWT
semata-mata.
3. Yang
Menjadi dasar Dario tasawuf adalah Al-Qur’an.
B. Saran
Harapan
kami sebagai penulis, semoga makalah yang kami buat ini bermanfaat bagi kita
sebagai hamba Allah SWT. Sehingga kita benar-benar bersih dari penyakit dari.
Dan kita benar-benar dekat dengan sang khaliq.
Kritik
dan saran kami harapkan dari teman-teman pembaca. Tentunya kritik dan saran
yang sifatnya membangun yang mana tujuannya untuk perbaikan makalah kami yang
akan datang.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.rangerwhite.09
–Artikel-blogspot.com/2010/05 hubungan – ilmu - kalam dan tasawuf
MZ.Habib.2001. Memahami
Ajaran Tasawuf. Surabaya : Bintang Usaha
terimakasih infonya ....
ReplyDeletesama bro
ReplyDelete